Pemprov Malut Tegas, Minta Tukar Pengadaan Bantuan Sapi Kurban Harus Sesuai Spesifikasi
Sofifi, Malutexpress — Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) melakukan pemantauan dan menerima masukan jika ada kendala distribusi dan ukuran bantuan hewan kurban ke desa-desa di seluruh kabupaten/kota.
Dari hasil monitoring Biro Kesra kembali menemukan adanya ketidaksesuaian pada bantuan sapi kurban di Desa Facao, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Utara.
Plt Kepala Biro Kesra Setda Maluku Utara, Kadri Laetje, menyampaikan sapi bantuan Pemprov Malut di Desa Facao terpaksa diganti karena tidak sesuai dengan spesifikasi warna, dan ukuran yang diinginkan.
“Atas permintaan langsung dari Wakil Gubernur Sarbin Sehe, melalui tim monitoring kami turun ke lapangan, dan sapi sudah diganti. Penyedia pun merespons cepat dan bersedia mengganti sebelum Hari Raya Idul Adha,” ujar Kadri, Rabu (4/6/2025).
Sapi kurnan seharga Rp. 17,5 juta, yang di ganti telah tiba di panitia kurban masjid penerima pada Kamis, 5 Juni 2025.
Kadri menambahkan, jika penerima bantuam keberatan dari pihak penerima meskipun sapi telah diganti, maka tim monitoring tidak akan segan-segan memindahkan bantuan tersebut ke desa lain yang masih berada dalam wilayah Kecamatan Loloda.
“Kami pastikan bantuan kurban dari Pemprov benar-benar sesuai standar, tepat sasaran, dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Jika ada ketidaksesuaian, kami siap melakukan koreksi secepatnya,” tegasnya.
Pemprov Maluku Utara menegaskan bahwa semua bantuan hewan kurban harus memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan, baik dari segi ukuran, kesehatan, maupun kondisi fisik lainnya. Pemantauan ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan proses distribusi berjalan transparan dan akuntabel.(*)

Tinggalkan Balasan