Sherly Laos dan Sarbin Sehe: Agenda Padat Demi Kemajuan Maluku Utara
Malutexpress – 23 April 2025 – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos (Sherly Tjoanda), bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, melaksanakan serangkaian kegiatan penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada hari yang sibuk ini, mereka mengunjungi berbagai fasilitas, berdiskusi dengan ASN, serta menyelesaikan persiapan keberangkatan jemaah haji.
Kunjungan ke RSUD dan RSJ di Sofifi
Pertama-tama, Sherly Laos dan Sarbin Sehe meninjau kondisi RSUD dan RSJ Provinsi di Sofifi. Bangunan kedua fasilitas tersebut memerlukan renovasi segera agar masyarakat dapat menerima layanan kesehatan yang lebih baik.
“Banyak area di RSUD dan RSJ harus direnovasi demi memberikan pelayanan yang layak,” jelas Sherly Laos. Oleh karena itu, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan renovasi segera dilakukan.
Diskusi dengan ASN Lulusan IPDN
Selanjutnya, Sherly Laos mengadakan rapat bersama Sekretaris Daerah dan berdialog dengan ASN lulusan IPDN. Diskusi ini bertujuan untuk memetakan potensi SDM terbaik yang akan dijadikan Satgas Pengawas Program Prioritas.
“Kami memetakan SDM terbaik untuk memastikan pengawasan terhadap program prioritas berjalan optimal,” tambah Sherly. Dengan demikian, langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi program pemerintah.
Persiapan Keberangkatan Jemaah Haji
Pada siang hari, Sherly Laos memimpin rapat koordinasi panitia haji. Semua persiapan keberangkatan 1.076 jemaah asal Maluku Utara telah selesai, termasuk pengurusan visa, paspor, pemeriksaan kesehatan, hingga akomodasi.
“Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat,” harap Sherly. Selain itu, koordinasi ini memastikan semua aspek keberangkatan telah diatur secara rinci.
Sherly Laos di Hari Kartini: Edukasi dan Perlindungan Anak
Malutexpress – 21 April 2025 – Dalam rangka Hari Kartini, Sherly Laos mengunjungi beberapa sekolah, termasuk SD Negeri 4 Kota Ternate. Di sana, ia memberikan edukasi kepada para murid tentang penjagaan diri dan pentingnya perlindungan anak.
“Kami hadir di sekolah ini sebagai orang tua, memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi,” ujar Sherly. Selain itu, ia juga menyampaikan edukasi melalui lagu Ku Jaga Diriku, yang bertujuan membekali anak-anak dengan pengetahuan tentang cara menjaga diri dari pelecehan seksual.
Tidak hanya itu, Sherly menanamkan kesadaran akan hak-hak anak yang dijamin oleh Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ia percaya bahwa pendidikan ini adalah langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
“Membangun ruang aman bagi anak berarti membangun pondasi bagi masa depan Maluku Utara,” tambah Sherly. Perempuan berdaya, menurutnya, akan melahirkan generasi terlindungi, sementara anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan aman akan menciptakan bangsa yang kuat.




Tinggalkan Balasan