Distan Malut dan HKTI Halut Kolaborasi Dukung Petani Holtikultura
HALUT, Malutexpress – Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Halmahera Utara kolaborasi wujudkan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Sherly Tjoanda Laos dan Sarbin Sehe dalam pemberdayaan Petani Holtikultura di Halmahera Utara.
Kamis 8 Mei 2025, bertempat di halaman Gedung Gereja Israel Desa Leleoto Kecamatan Tobelo Selatan, Distan Malut dan HKTI Halut bertemu Kelompok Tani Horimoi untuk edukasi langkah kolaborasi pemberdayaan Petani tindaklanjuti visi misi bidang pertanian Sherly-Sarbin.
Sekitar 25 Petani hadir dan mendengarkan arahan serta program kegiatan guna mewujudkan visi misi Gubernur Maluku Utara Sherly-Sarbin Maluku Utara Bangkit mewujudkan kesejahteraan dan berkelanjutan.
“Kehadiran kami di beberapa daerah termasuk di Desa Leloto Kecamatan Tobelo Selatan untuk benar-benar menempati janji Gubernur Sherly Laos dalam upaya pemberdayaan Petani Holtikultura di wilayah Halmahera,” ujar Asril Gailea Kadis Pertanian Malut.
Asrul Gailea didampingi Kabid Penyuluhan, Kabid Pangan dan Holtikultura Halmahera Utara, Pendeta Alfrina Tidore, ikut memberikan sosialisasi motivasi dan edukasi tentang potensi tanaman holtikultura, dan pengembangan 1000 lahan baru pertanian.
Jenis tanaman holtikultura seperti bawang, tomat, cabe rawit, cabe keriting selama ini sangat mempengaruhi inflasi di Maluku Utara.
Yudhiahart Nani Noya, Ketua HKTI Halmahera Utara menyambut baik langkah dari Dinas Pertanian Maluku Utara, siap berkolaborasi dengan Kadis Pertanian Malut dan jajaran, karena sangat peka melihat Halut sebagai salah satu proyek pengembangan 1000 lahan baru di Maluku Utara.
“Kami bersyukur Halut menjadi sasaran pengembangan tanaman holtikultura sejalan dengan visi misi Gubernur Maluku Utara Bangkit mewujudkan kesejahteraan dan berkelanjutan bagi Petani,” ujar Ketua HKTI Halut.
Tahapan identifikasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL) sudah dimulai dari Kota Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Utara.
“Program tanaman holtikultura bagian dari realisasi visi misi Maluku Utara Bangkit, terutama pada pengembangan Petani, ketersediaan pangan bagi masyarakat, meningkatkan pendapatan Petani dan pembangunan jalan tani,” kata Asrul. (*)

Tinggalkan Balasan