Tindak lanjut Asta Cita Presiden Prabowo, Kopdaskel Merah Putih di Malut Progres Signifikan
Ternate,Malutexpress – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdaskel) didorong oleh kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui pendekatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan saling membantu.
Hal ini ditegaskan oleh Presiden RI mengumumkan peluncuran 80.000 koperasi desa dengan nama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan akan dilakukan launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bertepatan pada Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025.
Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi.
Tindaklanjuti Program Koperasi Merah Putih sebagai Asta Cita Presiden Prabowo di Maluku Utara, terus menunjukkan progres signifikan.
Hingga tanggal 30 Mei 2025, telah berdiri 912 koperasi atau 77% dari total desa/kelurahan di Provinsi Maluku Utara.
Menurut Gubernur Sherly Tjoanda Laos, Undang-Undang 1945 Pasal 33 menegaskan bahwa perekonomian Indonesia disusun atas usaha bersama yang didasarkan pada asas kekeluargaan. Presiden Republik Indonesia sangat mendukung segala upaya untuk menggerakkan koperasi di seluruh Indonesia, mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Koperasi Merah Putih adalah jembatan antara semangat Asta Cita “membangun dari desa dan kelurahan” dan kebutuhan riil masyarakat Maluku Utara,” ujar Gubernur Sherly.
Lebih lanjut Gubernur berparas cantic ini menegaskan, tujuan Koperasi Merah Putih di Maluku Utara sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan dan energy, menghubungkan produksi desa ke pasar melalui rantai pasok digital, dan menjadi pusat literasi keuangan bagi UMKM, petani, dan nelayan.
Sampai sejauh ini capaian per kabupaten/kota di wilayah Maluku Utara yaitu :
- Halmahera Tengah, Pulau Morotai, Halmahera Utara sebesar 100 persen
- Halmahera Barat sebanyak 91 persen
- Halmahera Selatan 76 persen
- Halmahera Timur 72 persen
- Kota: Tidore Kepulauan (64 koperasi), Ternate (50 koperasi)
- Kepulauan: Sula (61), Taliabu (55)—fokus pada perikanan tangkap & pala organik
“Koperasi Merah Putih adalah mesin penggerak ekonomi rakyat yang nyata. Ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo, untuk kedaulatan pangan, kepribadian dalam budaya, dan keadilan bagi seluruh rakyat,” tutup Gubernur Sherly. (*)

Tinggalkan Balasan