Ternate,Malutexpress – Perumda Ake Gaale Ternate terus berupaya memperbaiki pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Ternate. Upaya ini dilakukan dengan cara mendorong agar pelanggan secara bijaksana, hemat dalam pengunaan air bersih.

Kepala Bagian Hubungan Pelanggan (Hublang), Fadli Mahda, menjelaskan, beban tagihan rekening air tinggi dan rendah tergantung bagaimana pelanggan bijak dalam pakai dan hemat gunakan air di rumah masing-masing.

“Ada sejumlah penyebab utama, misalkan pemakaian air berlebihan, boros atau mubadzir. Padahal pelanggal bijak dapat mengontrol sendiri cara pemanfaatan dan pemakaian air setiap hari agar mengurangi beban biaya tinggi,” ujar Fadli.

Beberapa faktor penyebab lainnya menurut Fadli biasaya di tekhnis kerusakan instalasi atau kran air, dan kesalahan pencatatan angka meter.

  1. Faktor kerusakan kran dan instalasi : Kebocoran dapat menyebabkan kerusakan pada kran atau instalasi internal pelanggan, yang kadang tersembunyi di selokan atau dalam beton, sehingga pelanggan tidak menyadarinya.
  2. Kesalahan pencatatan angka meter : Proses pencatatan beraplikasi sistem Banyu, meteran melalui mekanisme foto dan tidak bisa manipulasi atau kesalahan pencatatan.
  3. Nomor register dan bodi meter secara sistem dan otomatis akan menolak input data meteran yang tidak valid.
  4. Secara otomatis sistem menerima pencatatan Bodi meteran dan nomor register berbeda-beda, jadi tidak bisa direkayasa.

Bagi pelanggan yang merasa pengunaan air tidak sesuai dengan tagihan terlalu tinggi, dapat memeriksa meter air di rumah, lalu sesuaikan dengan angka di struk rekening.

Jika terjadi perbedaan, ada kesempatan bagi pelanggan menghubungi Bagian Hublang atau melaporkan ke lokasi pemasangan untuk pengecekan lebih lanjut.

Proses pengecekan langsung akan dilakukan bila terdapat laporan. Perumda Ake Gaale memiliki bertanggung jawab terhadap meteran, bukan instalasi dalam rumah pelanggan. (*)