Malut Dorong Transparansi dan Inovasi Lewat Penguatan IPKD dan IID
TERNATE – Malutexpress — Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) menggelar kegiatan Penguatan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) dan Pendampingan Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID). Kegiatan strategis ini berlangsung di Hotel Batik, Ternate, dan secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe.
Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri RI dan Balitbangda Provinsi Maluku Utara atas kolaborasi berkelanjutan dalam mendorong lahirnya praktik-praktik inovatif di pemerintahan daerah.
“Gerakan inovasi harus menjadi masif, terukur, dan strategis. Kita tidak cukup hanya punya ide, tapi harus punya eksekusi yang berkelanjutan,” tegas Sarbin dalam sambutannya.
Ia menyoroti pentingnya APBD sebagai instrumen pengelolaan keuangan daerah yang berbasis prinsip value for money—dengan pendekatan hemat, adil, dan efisien. Namun, tantangan seperti keterpaduan dokumen perencanaan dan rendahnya transparansi pelaporan keuangan masih perlu segera diatasi.
“IPKD tidak sekadar indikator kinerja, tapi juga alat pembinaan dan acuan pemberian penghargaan bagi daerah yang menunjukkan performa terbaik,” tambahnya.
Sarbin berharap kegiatan ini dapat menjadi locus penguatan sinergi lintas sektor, mendorong optimalisasi peran OPD, dan merumuskan strategi kolektif dalam penginputan data IPKD dan IID. Upaya tersebut disebut selaras dengan visi daerah menuju Maluku Utara Sangat Inovatif Tahun 2025.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala BSKDN Kemendagri, Tim Teknis IPKD dan IID dari pusat, serta jajaran pimpinan OPD provinsi dan kabupaten/kota se-Maluku Utara. Hadir pula tim teknis dari Diskominfo, BPKAD, Bappeda, dan Balitbangda sebagai aktor utama dalam penginputan dan pengelolaan data keuangan serta inovasi.

Tinggalkan Balasan