TERNATEMalutexpress — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menghadiri kegiatan Pengurangan Masa Pidana (PMP) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate, Rabu (23/07/2025). Ia memberikan bantuan berupa satu unit tenis meja dan satu unit televisi 55 inch untuk mendukung pembinaan anak binaan.

Kegiatan PMP ini berlangsung dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025. Sebanyak 26 anak binaan mengikuti kegiatan, mayoritas terlibat dalam kasus perlindungan anak.

Sherly membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya menghormati hak-hak anak, sebagaimana tertuang dalam UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

“Hak dasar anak harus tetap dihormati, baik dalam kehidupan umum maupun selama pembinaan,” tegas Sherly.

Gubernur juga mengajak masyarakat menghapus stigma terhadap anak yang pernah berhadapan dengan hukum. Ia mendorong pemenuhan hak pendidikan, kesehatan, dan identitas bagi mereka.

“Kalian adalah cahaya masa depan. Jangan berhenti bermimpi dan berjuang. Jadilah pelopor perubahan,” serunya.

Sherly berdialog langsung dengan dua anak binaan. Ia memastikan mereka dapat mengakses program beasiswa seribu anak, khususnya bagi yang ingin melanjutkan studi setelah bebas. Ia juga meninjau ruang pembinaan untuk memastikan fasilitas sudah memadai.

Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Maluku Utara, Said Mahdar, mengapresiasi bantuan yang diberikan. Ia berharap sinergi antar lembaga terus berjalan demi pembinaan anak yang berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh:

  • Ketua Tim Penggerak PKK Malut, Rusni Sarbin
  • Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Malut, Darmawati Samsuddin
  • Kepala LPKA Kelas II Ternate
  • Dinas PPPA Malut
  • Seluruh anak binaan dan jajaran pendamping

“Semoga sinergitas ini menjadikan Maluku Utara sebagai negeri yang bahagia,” ujar Said.