Ternate, MalutExpress.com Pencalonan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, sebagai Ketua Umum KONI Maluku Utara periode 2025–2029 memicu perdebatan. Namun, Tim Pemenangan Sarbin Sehe menyebut isu rangkap jabatan hanya mengalihkan perhatian dari masalah utama: krisis pendanaan dan stagnasi prestasi atlet.

Mantan Ketua KONI Halmahera Selatan, Samsudin Sidik, mempertanyakan legalitas pencalonan Sarbin Sehe berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2025 dan Putusan Mahkamah Konstitusi. Menanggapi hal itu, Juru Bicara Tim Pemenangan, La Syamsudin, meminta agar Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musoprovlub) tidak terjebak dalam perdebatan teknis.

“Kami menghargai pandangan hukum Saudara Samsudin. Tapi mari fokus pada kenyataan: atlet kekurangan dana, cabang olahraga terpecah, dan prestasi stagnan,” kata La Syamsudin.

Juru Bicara Tim Pemenangan, La Syamsudin, menegaskan bahwa Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musoprovlub) seharusnya tidak terjebak pada isu teknis rangkap jabatan, melainkan berfokus pada solusi atas krisis yang menghambat kemajuan olahraga daerah.

Tim Sarbin Sehe menilai bahwa perhatian terhadap nasib atlet jauh lebih penting daripada konflik kepentingan. Mereka mempertanyakan mengapa isu rangkap jabatan baru muncul menjelang Musoprovlub, sementara krisis keuangan belum teratasi.

“Wakil Gubernur memiliki kekuatan politik untuk menjamin sinergi anggaran dan menarik dukungan dari swasta maupun pemerintah pusat,” ujar La Syamsudin.

Tim Pemenangan menegaskan bahwa pencalonan Sarbin Sehe bertujuan memperbaiki sistem olahraga yang sedang sakit. Visi “Satu Rumah Besar KONI” mengusung persatuan, transparansi, dan komitmen terhadap kesejahteraan cabang olahraga seperti PASI, PTMSI, PELTI, POSSI, PERTINA, PJSI, dan Triatlon.

“Musoprovlub harus memilih pemimpin yang mampu mengeksekusi program, bukan hanya ahli debat hukum,” tegas Tim Sarbin Sehe.

Tim Pemenangan mengajak seluruh stakeholder KONI Maluku Utara untuk fokus pada visi dan misi calon ketua. Mereka berharap agar isu legalitas tidak menghambat kemajuan olahraga daerah.