Perguruan Karate Minta Musprov FORKI Harus Terbuka
Ternate,MalutExpress – Pengurus Federasi Olaraga Karate Indonesia (FORKI) Provinsi Maluku Utara Demisioner, bersama Perwakilan Perguruan Karate, dan FORKI Kabupaten Kota yang memiliki hak suara, meminta pelaksanaan Musyawarah Provinsi FORKI Maluku Utara, harus berlangsung terbuka dan transparan.
Hal ini di tegaskan M. Rizka Amal selaku Pengurus Demisioner FORKI Provinsi Maluku Utara masa periode 2021-2025. Dan sejumlah perwakilan Perguruan Karate Provinsi Maluku Utara.
M. Rizka yang juga Pelatih di sinior di cabang olahraga (Cabor) Karate mengungkapkan, kami sudah berkoordinasi dengan perwakilan Perguruan Karate dan FORKI Kabupaten/Kota, agar Musprov FORKI Malut harus dilaksanakan secara terbuka dan transparan.
“Kami sudah lakukan kordinasi dan konsolidasi dengan perangkat perguruan dan FORKI Kabupaten/Kota, serta tokoh dan senior cabor Karate, seluruh elemen FORKI Malut meminta dengan tegas pelaksanaan Musprov FORKI harus transparan,” ujar Rizka.
Selain itu Ketua Harian Penguruan Sukaido Malut juga berpendapat yang sama, agar jangan sampai ada indikasi Musprov FORKI dilaksanakan secara tertutup dan tidak transparan.
Sinpae Ben Oni Dolla menuturkan, kami berharap agar dalam pelaksanaan Musprov FORKI Malut, diharapkan terbuka dan harus transparan.
“Terkait pencalonan Ketua FORKI Malut, kami meminta agar proses dan tahapan atau mekanisme, harus ada Tim Penjaringan terkait bakal calon Ketua FORKI Malut, dan kami ingatkan kepada Ketua Karteker harus koordinasi dengan pengurus demosioner FORKI Malut terkait keanggotaan FORKI Malut agar dalam musyawarah jelas soal hak suara dan tidak memiliki hak suara,” tegas Ben Oni.
Pengurus demisioner FORKI Malut, Perguruan dan FORKI Kabupaten / Kota, berharap agar Musprov tetap mengedepankan sportifitas dan positif thinking, meski sudah ada rumors beredar, ada indikasi Musprov FORKI Malut akan dilakukan secara tertutup dan tidak transparan.
“Kami akan mendorong bakal calon Ketum FORKI Malut, yaitu Doktor Nurlaela Syarif sebagai calon Ketum FORKI Malut saat pelaksanaan Musprov FORKI nanti, maka kami minta agar harus transparan dan terbuka agar masa depan cabor Karate bisa dilandasi proses yang profesionel,” tegas Rizka. (***)




Tinggalkan Balasan