Perkuat Sektor Vokasi, Pemprov Malut Serahkan Bantuan Ekskavator ke BPVP
Sofifi,Malutexpress.com – Provinsi Maluku Utara (Malut) terus menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat sektor pendidikan vokasi. Langkah nyata ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan satu unit ekskavator kepada Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Maluku Utara di Sofifi, Selasa (20/1/2026).
Bantuan alat berat tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, didampingi Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe, dan diterima langsung oleh Kepala BPVP Malut.
Penyerahan ini bertujuan untuk mendukung kegiatan pembelajaran berbasis praktik bagi tenaga kerja lokal.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menegaskan bahwa penguasaan kompetensi alat berat menjadi prioritas utama, mengingat Maluku Utara merupakan daerah dengan aktivitas industri pertambangan yang sangat besar.
”Kompetensi penggunaan alat berat sangat dibutuhkan. Di Maluku Utara banyak sekali perusahaan tambang yang butuh tenaga kerja lokal yang kompeten menghandel alat-alat seperti ini,” ujar Gubernur Sherly di sela-sela kegiatan.
Hibah CSR United Tractors
Bantuan alat berat ini merupakan produk Komatsu tipe PC210-10M0, yang merupakan hibah dari United Tractors (UT) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Direktur United Tractors, Ari Sutrisno, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa bantuan ini dikhususkan untuk menunjang program pelatihan mekanik dan operator.
“Alhamdulillah, hari ini kami salurkan satu unit ekskavator ke BPVP Malut. Harapan kami, bantuan ini bisa memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pelatihan bagi masyarakat umum di Maluku Utara,” kata Ari.
Langkah Strategis Tingkatkan Kualitas SDM
Gubernur Sherly memberikan apresiasi tinggi kepada pihak United Tractors. Menurutnya, kolaborasi ini adalah babak baru bagi pengembangan SDM di Maluku Utara.
Menariknya, BPVP Malut kini tercatat sebagai satu-satunya balai pelatihan yang menggunakan peralatan asli standar industri dalam proses belajarnya.
“Saya sudah melakukan inventarisasi alat-alat apa saja yang dibutuhkan ke depan untuk menunjang kebutuhan industri. Kami ingin lulusan kita tidak hanya jadi operator, tapi punya kompetensi ke jenjang yang lebih tinggi,” tegas gubernur perempuan pertama di Malut tersebut.
Sebagai bentuk antusiasme, usai prosesi penyerahan, Gubernur Sherly juga menyempatkan diri naik ke kabin dan mencoba langsung mengoperasikan ekskavator baru tersebut.
Bantuan ini diharapkan menjadi simbol kemajuan bagi putra-putri daerah agar mampu bersaing di sektor industri pertambangan global yang ada di Bumi Moloku Kieraha.

Tinggalkan Balasan