TERNATEmalutexpress.com – Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk mengkaji kembali rencana pemindahan fasilitas kesehatan (faskes) Puskesmas Kalumpang.

Langkah ini diambil menyusul adanya informasi bahwa puskesmas tersebut akan direlokasi ke lahan bekas Balai Pertanian di Lingkungan Gamayou, Kelurahan Makassar Barat. Rencana pemindahan ini kabarnya dilakukan demi memenuhi kebutuhan perluasan area pelayanan RSUD Kota Ternate.

Minta Kajian Matang dan RDP

Nurlaela, yang juga merupakan Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, menegaskan bahwa kebijakan strategis menyangkut layanan publik tidak boleh dilakukan secara terburu-buru tanpa melalui kajian teknis dan pembahasan bersama legislatif.

“Kami meminta agar rencana ini ditinjau kembali secara cermat dan tidak dilaksanakan dalam waktu dekat sebelum dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) serta konsultasi dengan Komisi III DPRD Kota Ternate,” tegas Nurlaela dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Status BLUD dan Aksesibilitas Masyarakat

Menurut sapaan akrab “Nela” ini, Puskesmas Kalumpang memiliki peran vital sebagai garda terdepan layanan kesehatan masyarakat di wilayah Ternate Tengah. Lokasinya yang ada saat ini dinilai sangat strategis dan memudahkan akses warga sekitar.

Selain faktor aksesibilitas, Nurlaela menyoroti aspek administrasi kesehatan yang kompleks. Saat ini, Puskesmas Kalumpang telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan terdaftar resmi di portal Kementerian Kesehatan sesuai domisili saat ini.

  • Dampak Akreditasi: Pemindahan mendadak dikhawatirkan mengganggu status akreditasi faskes.
  • Kendala Administrasi: Perubahan alamat akan berdampak pada sinkronisasi data di Kemenkes.
  • Kualitas Layanan: Potensi penurunan efektivitas pelayanan selama masa transisi relokasi.

Soroti Kinerja RSUD Kota Ternate

Lebih lanjut, Nurlaela menyarankan agar Pemkot Ternate mempertimbangkan pemanfaatan lokasi Gamayou sebagai bagian dari pengembangan RSUD tanpa harus menggusur Puskesmas Kalumpang. Ia juga mengkritik layanan RSUD Kota Ternate yang hingga kini dinilai belum optimal, terutama bagi peserta BPJS Kesehatan.

“Kami berharap perencanaan pengembangan RSUD dilakukan secara matang dan tidak menggeser fasilitas kesehatan yang sudah berjalan baik. Anggaran kesehatan yang dialokasikan daerah cukup besar, sehingga orientasinya harus pada pelayanan jangka panjang yang tidak merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Editor: (Ello Kharie) Reporter: (Dekot)