Piutang Perumda Ake Gale Tembus Rp 9 Miliar, Baru Rp 400 Juta yang Tertagih
Ternate, MalutExpress.com — Perumda Ake Gale Kota Ternate masih berjibaku dengan tunggakan piutang pelanggan yang mencapai angka fantastis: Rp 9 miliar. Hingga akhir September 2025, perusahaan baru mampu mengumpulkan sekitar Rp 400 juta, atau kurang dari 5 persen dari total kewajiban pelanggan.
Direktur Perumda Ake Gale, Samin Marsaoly, menyebutkan bahwa piutang tersebut berasal dari dua sumber utama: pelanggan rumah tangga dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Ternate.
“Kami sudah melakukan berbagai pendekatan, baik persuasif maupun administratif. Tapi realisasinya masih jauh dari harapan,” ujar Samin kepada MalutExpress, Rabu (1/10).
Menurutnya, beberapa OPD telah mulai mencicil pembayaran, namun masih banyak yang belum menunjukkan komitmen. Ia menegaskan bahwa jika pendekatan lunak tidak membuahkan hasil, pihaknya akan mempertimbangkan jalur hukum.
“Kami tidak ingin pelayanan air bersih terganggu hanya karena piutang yang tak kunjung diselesaikan. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Samin juga menyebutkan bahwa Perumda akan mempertimbangkan langkah hukum jika pendekatan administratif tidak membuahkan hasil. “Kami berharap tidak sampai ke sana, tapi kami juga harus menjaga keberlangsungan layanan air bersih untuk masyarakat,” tegasnya.
Perumda Ake Gale saat ini tengah menyusun strategi baru untuk mempercepat proses penagihan, termasuk kemungkinan pemberian insentif bagi pelanggan yang melunasi tunggakan lebih awal.




Tinggalkan Balasan