TERNATE, MALUTEXPRESS.COM – RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Provinsi Maluku Utara kembali mencetak terobosan dalam pengembangan layanan kesehatan spesialistik. Rumah sakit rujukan utama ini resmi menghadirkan prosedur bedah saraf modern untuk penanganan tumor dasar otak (skull base surgery) melalui akses rongga hidung.

Keberhasilan inovasi medis ini dibuktikan dengan terlaksananya tindakan operasi pada dua pasien sepanjang triwulan ini. Pasca-operasi, kedua pasien dilaporkan berada dalam kondisi klinis stabil dan menjalani proses pemulihan dengan sangat baik.

Dalam pelaksanaannya, tim dokter memanfaatkan teknologi kamera endoskopi khusus yang dimasukkan melalui lubang hidung. Teknik bedah minim invasif ini memungkinkan dokter menjangkau dan mengoperasi titik tumor tanpa perlu membuat sayatan besar pada bagian luar kepala pasien.

Dokter Spesialis Bedah Saraf RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Dede Frisky Wiyanjana, Sp.BS, menjelaskan bahwa pendekatan operasi via rongga hidung (endoscopic endonasal approach) merupakan opsi canggih untuk kasus-kasus tertentu di area dasar otak.

“Pada kasus yang sesuai, operasi dapat dilakukan melalui rongga hidung untuk mencapai lokasi tumor tanpa perlu membuka bagian luar kepala secara luas. Teknik ini menggunakan kamera khusus yang membantu dokter melihat area operasi secara langsung,” jelas dr. Dede.

Meski demikian, dr. Dede menambahkan bahwa tidak seluruh tipe tumor otak dapat ditangani dengan metode ini. Penentuan tindakan medis tetap berpijak pada hasil pemeriksaan penunjang, ukuran, karakteristik tumor, serta kondisi umum pasien.

Ia menegaskan bahwa kesiapan fasilitas, alat penunjang bedah presisi, serta tim medis RSUD Chasan Boesoirie kini makin matang untuk terus mengembangkan ranah bedah saraf.

Minimalkan Rujukan ke Luar Daerah

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes., menyampaikan bahwa pembenahan layanan lanjutan terus digenjot dengan tetap memprioritaskan keselamatan pasien (patient safety).

“Pengembangan layanan spesialistik dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan rumah sakit. Yang utama adalah memastikan pelayanan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi medis setiap pasien,” tutur dr. Rosita.

Menurut dr. Rosita, lompatan teknologi medis ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit daerah dalam menjawab kebutuhan penanganan penyakit kompleks.

Hadirnya layanan bedah saraf canggih ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi masyarakat Maluku Utara agar bisa mendapatkan penanganan medis berkualitas tinggi di tanah sendiri tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk berobat ke luar daerah. (neni/read)