Wagub Sarbin Sehe : Budidaya Rumput Laut Potensi Perikanan dan Kelautan Maluku Utara
Sofifi, Malutexpress – Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe melakukan panen rumput laut dari hasil dua Kelompok Nelayan Pembudidaya Santari dan Kelompok Pembudidaya Jujame, di Desa Modopolo Timur, Kecamatan Obi Utara, Kecamatan Halmahera Selatan Sabtu 3 Mei 2025.
Menurut Sarbin Sehe rumput laut salah satu komoditas laut yang berpotensi dikembangkan di Provinsi Maluku Utara. Pemprov berupaya optimalisasi para kelompok budidaya rumput laut melalui intervensi program pemberdayaan.
Data Kementerian Kalautan dan Perikanan (KKP) peningkatan produksi rumput laut signifikan di setiap tahun. Dari tahun 2019-2023 produksi rumput laut meningkat dari 81.555 ton menjadi 130.763 ton.
Meskipun Kelompok Nelayan di tahun 2025 memiliki peluang dan tantangan perubahan iklim. Namun Sarbin Sehe perlu terus mendorong pemberdayaan bagi budidaya rumput laut.
“Tujuan kegiatan bantuan pemberdayaan masyarakat nelayan untuk komoditi rumput laut lebih pada pengentasan kemiskinan masyarakat (Pro Poor), menciptakan lapangan pekerjaaan utk mengurangi pengangguran (Pro Job) dan pertumbuhan ekonomi utk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan (Pro Growth),” ujar Wagub.
Sejak Tahun 2024 Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara, ikut berkontribusi memberikan bantuan kepada masing-masing kelompok nelayan. Bantuan sebanyak 5 ton bibit rumput laut dan untuk kelompok nelayan Pembudidaya Santari dan Kelompok Pembudidaya Jujame menerima bantuan sebanyak 10 ton bibit rumput laut.
Dari dua kelompok nelayan tersebut juga berhasil mempekerjakan 30 orang warga sekitar, “ini sangat membantu mengurangi tingkat pengangguran,” kata Sarbin.
Desa Madopolo menjadi lokasi percontohan budidaya rumput laut binaan DKP Maluku Utara. Ada tren positif dari produksu rumput laut, hasil panen dua kelompok nelayan sekitar 100 kilogram.
Dari 15 provinsi di Indonesia, Maluku Utara menjadi target sentra produksi rumput laut, dimana berhasil menyumbang 99,9 persen dari total produksi nasional. (*)

Tinggalkan Balasan