Ternate, Malutexpress – 25 April 2025 – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Maluku Utara, Hj. Rusni Sarbin, menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan kasih sayang dalam keluarga. Seruan ini muncul setelah beberapa kasus bunuh diri yang mengejutkan masyarakat serta menimbulkan kesedihan yang mendalam.

“Bunuh diri bukan solusi. Perbuatan ini tidak hanya melanggar ajaran agama, tetapi juga membawa dampak besar bagi keluarga dan orang terdekat. Oleh karena itu, kita harus lebih menyayangi diri sendiri karena setiap ujian hidup pasti ada jalan keluarnya,” tegas Hj. Rusni. Ia juga menekankan bahwa Allah Swt tidak akan membebani hamba-Nya melebihi batas kemampuannya.

Stop Penyebaran Konten Kekerasan di Media Sosial

Lebih lanjut, Hj. Rusni mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan gambar atau video yang mengandung kekerasan atau kasus bunuh diri di media sosial.

“Tolong jangan teruskan. Sebaliknya, hentikan di Anda saja. Kita semua harus menghormati keluarga korban yang sedang berduka. Selain itu, penyebaran konten seperti itu dapat berdampak negatif bagi masyarakat luas,” tambah Hj. Rusni.

Ajakan untuk Kasih Sayang dan Keharmonisan Keluarga

Melalui program TP PKK, Hj. Rusni mengajak masyarakat untuk menciptakan keharmonisan keluarga dengan meningkatkan rasa cinta dan kasih sayang. Program TP PKK, di satu sisi, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga. Di sisi lain, program ini berfokus pada bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga.

“Kami percaya bahwa keluarga yang harmonis adalah pondasi utama untuk membangun masyarakat yang lebih baik,” katanya.

Kolaborasi untuk Pencegahan dan Kepedulian Lingkungan

Untuk mencegah kasus serupa di masa depan, TP PKK Maluku Utara mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu, Hj. Rusni menghimbau warga agar segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada RT, RW, Lurah, atau Camat setempat. Selain itu, ia juga mendorong tokoh agama, pemuda, dasa wisma, dan tokoh masyarakat untuk turut serta menciptakan lingkungan yang aman dan penuh perhatian.

“Mari bergandeng tangan untuk memastikan semua anggota masyarakat merasa didukung dan diperhatikan dalam lingkungan mereka,” tutup Hj. Rusni.