Dukung Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi, Unkhair dan RSUD Chasan Boesoirie Resmi Tekan MoU
TERNATE, MALUTEXPRESS.COM – Universitas Khairun (Unkhair) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Chasan Boesoirie Maluku Utara resmi menjalin kerja sama strategis. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Senat Lantai III Gedung Rektorat Unkhair, Kampus II Gambesi, Ternate, Rabu (2/9/2026).
Kerja sama multipartit ini berfokus pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M., menegaskan bahwa RSUD Chasan Boesoirie merupakan mitra utama dan strategis, terutama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan medis di bawah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unkhair.
“Nota kesepahaman hari ini jangan hanya kita maknai sebagai hal yang bersifat administratif. Di dalamnya terdapat komitmen bersama memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Abdullah
Ia menjelaskan, RSUD Chasan Boesoirie tidak hanya berfungsi sebagai wahana pembelajaran bagi para mahasiswa, tetapi juga laboratorium hidup bagi pengembangan riset kesehatan berbasis ragam kasus medis di lapangan.
Respon Penugasan Menteri Buka Prodi Kedokteran Gigi
Prof. Abdullah menambahkan, langkah kemitraan ini menjadi makin krusial setelah Unkhair secara resmi menerima mandat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI untuk membuka Program Studi Kedokteran Gigi.
Mandat tersebut tertuang dalam Surat Dirjen Diktisaintek Nomor 731/DTS/B.B3/DT.03.02/2026 tertanggal 29 Agustus 2026. Penugasan ini bertujuan mempercepat pemenuhan rasio dokter gigi nasional sekaligus memperluas akses layanan kesehatan gigi dan mulut, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Guna merealisasikan prodi baru tersebut, Prof. Abdullah berharap RSUD Chasan Boesoirie siap mendampingi Unkhair dalam pemenuhan persyaratan awal, termasuk kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana klinis.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes., menyambut baik kemitraan ini. Menurutnya, sinergi ini menjadi jawaban konkret atas kompleksitas tantangan pelayanan kesehatan moderen.
“Rumah sakit membutuhkan perguruan tinggi untuk mendukung riset dan pengembangan SDM. Sementara perguruan tinggi membutuhkan rumah sakit sebagai wahana praktik dan pembelajaran mahasiswa,” jelas dr. Rosita.
Ia berharap kesepakatan ini segera ditindaklanjuti melalui program kerja nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat Maluku Utara.
Acara penandatanganan ini turut dihadiri Wakil Rektor II Unkhair Dr. Irfan Zam Zam, S.E., M.Sc., Ak., Wakil Rektor III Jamal Hi. Arsad, S.H., M.H., serta jajaran manajemen dan tim hukum/humas RSUD Chasan Boesoirie. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat serta cendera mata antar lembaga. (dekot/red)

Tinggalkan Balasan