Perkuat Layanan Ibu dan Anak, RSUD Chasan Boesoirie Gandeng RSUP Kandou Manado
TERNATE, MALUTEXPRESS.COM – RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Ternate terus memantapkan langkah dalam mempertinggi kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Rumah sakit rujukan utama di Maluku Utara ini kembali menerima pendampingan teknis dari RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado melalui agenda Visitasi Pengampuan KIA yang berlangsung pada 14–16 September 2026.
Program pendampingan berkelanjutan ini berfokus pada penguatan kapasitas tenaga kesehatan, pemenuhan standar kelengkapan fasilitas medis, hingga optimalisasi alur sistem pelayanan rujukan.
Agenda visitasi dibuka oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Sosanti, M.Mkes., yang hadir mewakili Direktur RSUD.
Dalam keterangannya, dr. Sosanti menegaskan bahwa pengampuan ini bukan sekadar proses evaluasi formal, melainkan ruang strategis untuk menyerap rekomendasi medis berbasis kebutuhan riil di lapangan.
“Ini merupakan visitasi pengampuan Level 2 (P2) yang kedua dari RSUP Prof. Kandou Manado. Kami mengharapkan masukan dan arahan yang dapat menjadi dasar penyusunan tindak lanjut, sehingga pengampuan ini benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan dan upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak,” ungkap dr. Sosanti.
Ia menambahkan, transformasi mutu layanan KIA menuntut kesiapan holistik—mulai dari responsivitas SDM hingga kesiapan sarana-prasarana pendukung dalam menangani kondisi darurat secara cepat dan tepat.
Berbagi Ilmu Kembangkan Layanan Advanced
Sementara itu, Ketua Tim Pengampu KIA RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, dr. Shekina Rondonuwu, Sp.A(K), menyampaikan bahwa kehadiran timnya mengusung misi kolaborasi dan pendampingan akademis.
“Kami datang bukan untuk menyelidiki kemampuan pelayanan KIA. Kami melihat pelayanan di sini sudah berjalan dengan baik. Kami ingin berbagi ilmu yang lebih advance dan memberikan solusi yang bisa membantu rumah sakit daerah melengkapi sarana, prasarana, serta sumber daya manusia,” terang dr. Shekina.
Rangkaian visitasi meliputi pemaparan profil rumah sakit, bedah kasus near miss, evaluasi menyeluruh alur penanganan, hingga perumusan Rencana Tindak Lanjut (RTL).
Selain diskusi teknis, Tim Pengampu yang beranggotakan dr. Dira Anggabrata, Sp.OG(K), dr. Shekina Rondonuwu, Sp.A(K), Dian Nurani, S.T., M.Kes., Ns. Deysy Hellen Ipu, S.Kep., Dalton Sunaryon Dewey Pakpahan, S.T., dan Mentari Irma Diafrilia, SKM., melakukan inspeksi langsung ke unit-unit vital.
Tinjauan lapangan menyasar Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang operasi (Operating Room), Central Sterile Supply Department (CSSD), ruang nifas, Verlos Kamer (VK/ruang bersalin), serta Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Inspeksi ini bertujuan mengidentifikasi titik-titik krusial yang masih dapat ditingkatkan kesiapannya.
Melalui pendampingan ini, RSUD Chasan Boesoirie menegaskan komitmennya untuk menghadirkan rujukan layanan KIA yang aman, tepercaya, dan berstandar tinggi bagi seluruh masyarakat kepulauan Maluku Utara. (neni)

Tinggalkan Balasan