TERNATE, Malutexpress.com – Induk Organisasi Olahraga (Inorga) The Universal Line Dance (ULD) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan Workshop dan Jamming meriah di Landmark Kota Ternate, Minggu (11/10).

Digelar dalam rangka memperingati HUT ULD ke-8, ajang ini mengusung tema “Menuju ULD Malut Capai Emas Ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) IX 2027″ yang bakal berlangsung di Sulawesi Tengah.

​Kegiatan yang menggabungkan elemen kebugaran fisik dan rekreasi sosial ini diisi dengan dua sesi utama. Sesi Workshop berfokus pada pembelajaran teknik dasar, hitungan (count), serta koreografi baru yang dipandu langsung oleh instruktur profesional. Sementara Sesi Jamming menjadi panggung menari massal yang penuh kebersamaan antar-komunitas untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kebugaran.

​Apresiasi KORMI Malut: Pacu Semangat Raih Prestasi

​Ketua KORMI Maluku Utara, Safruddin Juba, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, aksi nyata ULD Malut sangat sejalan dengan visi memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.
​Safruddin mengingatkan bahwa ULD Malut telah mengukir prestasi dengan meraih juara harapan empat pada ajang FORNAS VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB) lalu.

​”Line Dance merupakan salah satu Inorga KORMI Malut yang pernah meraih juara harapan empat pada FORNAS VIII 2025 di NTB. Lewat workshop dan jamming ini, kita harapkan dapat terus memacu semangat serta pembinaan para atlet agar benar-benar siap bertarung dan merebut emas pada FORNAS IX 2027 mendatang,” tegas Ketua KORMI Malut.

​Fokus Gaet Atlet Remaja, ULD Malut Harapkan Sinergi Pemda

​Pada kesempatan yang sama, Ketua ULD Maluku Utara, Nurlaela Syarif, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan penuh dari KORMI Malut serta dedikasi seluruh jajaran pelatih.

Untuk menyongsong FORNAS 2027, ULD Malut membawa strategi baru dengan memfokuskan pembinaan pada jajaran atlet usia remaja.

​”Terima kasih atas dukungan penuh KORMI Malut. Khusus untuk para pelatih, kami sangat mengapresiasi langkah baru dalam membuka segmen pembinaan atlet remaja untuk dipersiapkan secara matang menuju FORNAS 2027,” ungkap Nurlaela.

​Guna memuluskan langkah tersebut, Nurlaela menaruh harapan besar pada sinergi pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan serta Dinas Pemuda dan Olahraga di 10 Kabupaten/Kota maupun tingkat Provinsi Maluku Utara.

​Kerja sama inter-instansi ini dinilai sangat krusial dalam menyaring bakat-bakat muda di sekolah-sekolah, sehingga potensi dan bakat para calon atlet dapat dimatangkan secara optimal sebelum ajang nasional resmi bergulir. (Ello)