TERNATE, MALUTEXPRESS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/05/2026), Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) bergerak cepat mendistribusikan bantuan hewan kurban.

​Tak tanggung-tanggung, Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, bersama Sekretaris Daerah (Sekda), dan jajaran OPD, turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan sekaligus memastikan sapi kurban yang diterima masyarakat benar-benar dalam kondisi sehat dan layak.

​Penyerahan bantuan ini salah satunya berlangsung di Kabupaten Halmahera Timur, Sabtu (23/05), tepatnya di Desa Talaga Jaya dan Desa Bumi Restu SP1. Secara keseluruhan, proses penyaluran di enam titik lokasi tersebut berjalan dengan aman dan lancar.

​Komitmen untuk Umat, ada peningkatan kuota di 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sarbin Sehe menyampaikan salam hangat dari Gubernur Maluku Utara kepada masyarakat penerima manfaat.

Ia menegaskan bahwa program pengadaan hewan kurban ini merupakan wujud nyata komitmen Pemprov Malut dalam mendukung kegiatan keagamaan dan kemaslahatan umat.

​”Kami bersama Gubernur terus berkomitmen untuk program kegiatan bagi keumatan. Saat ini, distribusi hewan kurban Pemprov telah memasuki tahapan penyaluran ke 10 kabupaten/kota di Maluku Utara. Bagi wilayah atau masjid yang belum kebagian tahun ini, insya Allah akan kami upayakan di tahun depan,” ujar Wagub di sela-sela penyerahan.

​Kabar baiknya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Setda Pemprov Malut, Asrul Gailea, menerangkan bahwa jumlah bantuan tahun 2026 ini mengalami peningkatan kuantitas dibandingkan dengan tahun 2025 lalu. Total ada 90 ekor sapi yang disiapkan tahun ini.

​Meski jumlahnya bertambah, Pemprov Malut mengaku sangat ketat dalam menjaga kualitas.

​”Bukan hanya mengejar jumlah, tetapi kualitas hewan kurban dipastikan harus sesuai standar peternakan. Mulai dari kesehatan hingga berat sapi, semuanya harus lolos uji kelayakan,” tegas Asrul.

​Seleksi Ketat Melalui Sistem Verifikasi Proposal

​Tingginya antusiasme masyarakat membuat Pemprov Malut kebanjiran ratusan proposal dari berbagai pengurus masjid di Maluku Utara. Mengingat keterbatasan kuota anggaran yang hanya mampu menyediakan 90 ekor sapi, Karo Kesra menjelaskan bahwa pihak internal menerapkan sistem seleksi dan verifikasi yang ketat dan profesional.

​”Kami sadari proposal yang masuk banyak sekali, mencapai ratusan. Agar adil dan profesional, tim internal Kesra Malut, melakukan verifikasi proposal permintaan secara ketat sebelum mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan titik lokasi penerima,” jelas Asrul.

​Ia mewakili Pemprov Malut, juga menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa mengakomodasi seluruh permintaan yang masuk pada tahun ini.

​”Kami memohon maaf karena pagu anggaran tahun ini baru bisa memenuhi 90 hewan kurban. Insya Allah program ini berkelanjutan, dan masjid yang belum menerima tahun ini akan kami prioritaskan tahun depan,” tambahnya.

​Rincian sebaran 90 ekor sapi kurban di Maluku Utara, berdasarkan data dari Biro Kesra Pemprov Malut, berikut adalah rincian sebaran distribusi 90 ekor sapi kurban di 10 kabupaten/kota:

​Kota Ternate: 19 ekor
​Kota Tidore Kepulauan: 14 ekor
​Kabupaten Halmahera Selatan: 11 ekor
​Kabupaten Kepulauan Sula: 10 ekor
​Kabupaten Halmahera Barat: 6 ekor
​Kabupaten Halmahera Utara: 6 ekor
​Kabupaten Halmahera Timur: 6 ekor
​Kabupaten Halmahera Tengah: 6 ekor
​Kabupaten Pulau Morotai: 6 ekor
​Kabupaten Pulau Taliabu: 6 ekor.

​Melalui distribusi ini, Pemprov Malut berharap momen Idul Adha 1447 H dapat dirasakan kebahagiaannya oleh seluruh lapisan masyarakat di bumi Moloku Kie Raha. (ME/Red)