Kuburan Cina Ternate Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Sampah
TERNATE – Perilaku masyarakat Kota Ternate membuang sampah semakin memprihatinkan. Tidak hanya di jalan protokoler, selokan, kali mati atau barangka, namun di lahan kuburan cina juga jadi sasaran.
Perilaku ini menunjukan bahwa belum ada tingkat kesadaran masyarakat Kota Ternate (Koter), dan belum optimal Pemerintah Kota (Pemkot) dalam sosialisasi dan intervensi perilaku masyarakat.
Anggota Komisi 3 DPRD Kota Ternate Nurlaela Syarif angkat bicara soal hal ini. Menurut Nurlaela perilaku membuang sampah masyarakat Kota Ternate saat ini bukan bertambah baik malah semakin terpuruk.
“Kami prihatin karena prioritas Pemkot jadikan persoalan penanganan soal persampahan bukan semakin baik malah semakin terpuruk, ini dibuktikan dengan warga membuang sampah rumah tangga mereka, di tempat-tempat vital seperti lahan kubur cina Kelurahan Santiong Ternate, di selokan, di jalan protokoler”, ujar Nurlaela.
Selama ini rekomendasi Komisi 3 DPRD Kota Ternate kepada Pemkot, selain menyiapkan sarana prasarana, harus di dukung dengan program pemberdayaan dan kesadaran, dan optimalkan penindakan lewat instrumen regulasi.
“Sangat prihatin masa kuburan cina jadi tempat sampah. Miris sekali padahal pihak Yayasan Kuburan Cina selama ini sudah sangat sumbangsih bagi Pemkot dan warga, dari pemberian lahan pemukiman, lahan kantor bagi kelurahan santiong, koq begitu tega lahan kubur jadi tempat sampah”, ungkap Nurlaela.
Anggota DPRD tiga periode ini meminta agar dinas lingkungan hidup, kecamatan, kelurahan, RT/RW agar segera ambil tindakan serius agar lahan kubur cina tidak lagi dijadikan sasaran lokasi pembuangan sampah.
“Kami minta agar DLH, Camat, Lurah dan jajaran RT/RW agar segera ambil langkah solutif, warga tidak lagi membuang sampah di lahan kuburan cina. Kuburan cina itu aset daerah, cagar budaya kita, tolong kita jaga dengan baik”, tutup Nurlaela. (*)

Tinggalkan Balasan