Ternate, Malutexpress – Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan hal ini dalam Musrenbang RKPD 2026 pada Kamis, 24 April 2025, di Bela Hotel, Ternate.

Fokus Universal Health Coverage (UHC) Prioritas

Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas menjadi salah satu isu penting dalam Musrenbang. Program ini memungkinkan masyarakat ber-KTP Maluku Utara mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit tanpa proses rumit.

“Masyarakat ber-KTP Maluku Utara akan langsung dilayani di rumah sakit tanpa harus menunggu aktivasi selama 14 hari atau satu bulan,” ujar Sherly.

Capaian BPJS dan Langkah Ke Depan

Sebanyak 98 persen masyarakat Maluku Utara telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Namun, hanya 78 persen peserta yang aktif. Pemprov Maluku Utara akan menginisiasi layanan berbasis WhatsApp untuk mempermudah proses administrasi dan meningkatkan jumlah peserta aktif.

“Kami ingin SOP pelayanan rumah sakit berjalan cepat, sehingga warga langsung mendapatkan layanan,” tambah Sherly.

Reaksi Positif dan Harapan Bersama

Para bupati dan wali kota mendukung inisiatif layanan kesehatan gratis ini. Pemprov Maluku Utara berharap masalah administrasi dan pendataan akan selesai pada 2025. Seluruh masyarakat Maluku Utara pun dapat menikmati layanan kesehatan gratis secara merata.

“Program ini menjadi komitmen bersama Pemprov Malut dan 10 kabupaten/kota,” tutup Sherly.