Ternate, Malutexpress – Wakil Ketua DPRD Maluku Utara, Husni Bopeng, menyatakan komitmen penuh bekerja sama dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, dalam merealisasikan program pendidikan gratis pada jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta. Program ini menjadi salah satu janji utama pasangan Sherly-Sarbin yang telah dinantikan masyarakat.

“Gubernur sudah menyampaikan kepada publik tentang sekolah gratis untuk SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta. Ini memang kami tunggu karena anggaran sudah disediakan dari hasil efisiensi. Regulasi juga harus disiapkan, namun yang terpenting kebijakan ini segera diimplementasikan,” kata Nini Bopeng sapaan akrabnya Jumat, 14 April 2025.

Nini Bopeng juga mengapresiasi langkah cepat Sherly-Sarbin dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan mereka, terutama dalam bidang pendidikan.

“DPRD akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan seluruh SMA, SMK, dan SLB menjalankan program ini dengan baik. “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan dampaknya,” tambahnya.

Nini menegaskan langkah Sherly-sarbin sesuai dengan Pasal 34 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menetapkan, pemerintah pusat dan daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar pada jenjang pendidikan tanpa memungut biaya.

Juga diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2022 pasal 80 dan 81 menegaskan Pemerintah pusat dan daerah membiayai pendidikan dengan alokasi anggaran 20 persen dari APBN dan APBD

Secara resmi, program pendidikan gratis ini akan diluncurkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025. Program ini diharapkan menjadi langkah besar dalam meningkatkan akses pendidikan dan kualitas hidup masyarakat di Maluku Utara.