TERNATE,Malutexpress – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam rangka perencanaan dan penganggaran APBD Perubahan Tahun 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Bela, Kota Ternate, Rabu (24/9/2025).

Dalam arahannya, Wamendagri menegaskan bahwa langkah sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar program-program pembangunan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. “Program kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan, dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi prioritas yang harus benar-benar menyentuh rakyat,” ujar Bima Arya.

Bima Arya yang juga pernah menjabat Bupati Bogor itu menilai, di bawah kepemimpinan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, pengelolaan keuangan daerah sudah berjalan dengan baik, meski dalam situasi efisiensi anggaran.

“Kami melihat Bu Gubernur Sherly sudah sangat paham, sudah tahu apa yang dilakukan. Tadi saya juga mendengar langsung arahan beliau kepada jajaran untuk merencanakan sesuatu yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Bukan seremonial, bukan hal-hal yang tidak substantif. Inilah efisiensi, sehingga anggaran bisa digeser untuk kebutuhan prioritas,” jelas Wamendagri.

Didampingi Gubernur Sherly saat wawancara dengan media, Bima Arya juga menegaskan komitmennya untuk mendorong komunikasi yang intensif antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan pemerintah pusat, khususnya terkait penguatan infrastruktur.

“Memang ada efisiensi, ada penyesuaian transfer pusat ke daerah. Tetapi saya kira banyak hal yang bisa disinergikan apabila pemerintah provinsi bersama jajaran kabupaten/kota membangun komunikasi dengan lembaga terkait,” tegasnya.

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara

Saat di singung soal pertumbuhan ekonomi Malut, Bima Arya juga sampaikan presentasi target penerimaan termasuk tertinggi 79 persen. Namun tinggal optimalkan belanja lebih ditingkatkan.

“Soal belanjanya masih 50 persen, pasti ada ada yang harus di akselerasi di tingkat kepala dinas semuanya, tadi saya mendengar langsung arahan gubernur Sherly mengingatkan itu, supaya uang terus berputar, yang lain semuanya bagus tinggal belanja daerah yang harus di dorong,” tutup Wamendagri. (***)