Kejar Target Elektrifikasi 100 Persen, Dinas ESDM Malut Siapkan Program Pasang Listrik Gratis 2025
SOFIFI, MalutExpress.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mematangkan persiapan program pemasangan instalasi listrik gratis bagi rumah tangga tidak mampu. Program yang direncanakan meluncur pada tahun 2025 ini bertujuan untuk mempercepat pemerataan akses energi hingga ke pelosok desa.
Sebagai langkah awal, Dinas ESDM menggelar rapat koordinasi strategis bersama Biro Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ) Setda Provinsi Maluku Utara di Ruang Rapat Dinas ESDM, Sofifi, pekan kemarin. Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi teknis dan mekanisme pengadaan agar program tersebut tepat sasaran dan sesuai regulasi.
Fokus pada Kesejahteraan Rakyat
Kepala Bidang Kelistrikan Dinas ESDM Malut, Rinto M. Adam, menyatakan bahwa program ini merupakan pengejawantahan dari kebijakan strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara. Menurutnya, akses listrik yang merata adalah kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat keluarga.
“Program ini bukan sekadar soal penyediaan energi, tetapi berorientasi pada peningkatan taraf hidup masyarakat. Kita ingin memastikan masyarakat kecil merasakan langsung dampak pembangunan melalui ketersediaan listrik di rumah mereka,” ujar Rinto saat memberikan keterangan, Rabu (3/9/2025).
Menuju Maluku Utara Terang 100 Persen
Berdasarkan data terbaru, capaian rasio desa berlistrik di Maluku Utara saat ini telah menyentuh angka 93,42 persen. Sementara itu, rasio elektrifikasi secara keseluruhan telah mencapai 98,98 persen.
Rinto yang juga merupakan mantan Pimpinan Wilayah ISNU Kota Ternate ini optimis, dengan adanya intervensi bantuan pemasangan listrik gratis bagi warga tidak mampu, target Maluku Utara terang benderang sepenuhnya akan segera terwujud.
“Dengan program ini, kami sangat optimis target rasio elektrifikasi 100 persen di Maluku Utara akan segera tercapai dalam waktu dekat,” tambahnya.
Kolaborasi Teknis
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran penting dari kedua instansi. Dari sisi ESDM, hadir Inspektur Ketenagalistrikan dan tim teknis. Sementara dari BPBJ Malut, hadir Kepala Bagian Pembinaan dan Advokasi, Iksan M. Saleh, didampingi tim fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (PPBJ) seperti Mansyur, Lutfin Muhammad, Arafat Talaba, dan anggota tim lainnya.
Sinergi antara ESDM dan BPBJ ini diharapkan dapat mempercepat proses administrasi sehingga pelaksanaan di lapangan pada tahun 2025 dapat berjalan tanpa kendala berarti.

Tinggalkan Balasan