Sofifi : Konser Amal Siga Raha Solidaritas Maluku Utara di Malam Tahun Baru
SOFIFI, Malutexpress.com – Ribuan warga Maluku Utara memadati pusat Ibukota Sofifi, Rabu (31/22), untuk menyaksikan Konser Amal Siga Raha, sebuah pesta rakyat yang memadukan hiburan musik, aksi kemanusiaan, hingga penguatan ekonomi lokal.
Gelaran yang berlangsung selama tiga hari (29–31 Desember 2025) di Alun-Alun Sofifi ini menjadi puncak rangkaian Road to Malam Tahun Baru 2026.
Tidak sekadar hura-hura, acara bertajuk “Siga Raha: Cahaya Kebaikan untuk Sumatera” ini didedikasikan sebagai bentuk kepedulian Malut terhadap bencana di Sumatera Utara.
Kehadiran Gubernur Sherly Tjoanda Bakar Semangat Warga
Suasana semakin pecah saat Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, tiba di lokasi dengan balutan busana biru.
Di hadapan ribuan pasang mata, Gubermur Sherly menegaskan komitmennya untuk menghidupkan Sofifi melalui hiburan rakyat yang berkelanjutan.
”Mulai 2026, kita targetkan ada hiburan rakyat setiap tiga bulan sekali. Seluruh potensi anak muda kita, seni, teknologi, hingga kreatif digital, akan diberi ruang seluas-luasnya,” ujar Gubernur Sherly disambut riuh tepuk tangan warga.
Tak hanya soal hiburan, Gubernur juga mengumumkan program strategis 2026, termasuk pelatihan Microsoft AI gratis dan alokasi beasiswa bagi pelajar berprestasi di Maluku Utara.
Donasi untuk Sumatera dan Sinergi ASN
Jiwa sosial masyarakat Maluku Utara diuji dalam konser ini. Melalui gerakan “Siga Raha”, sebagian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Pemprov Malut dan Pemkab Halmahera Tengah disisihkan untuk donasi. Bahkan, para pelaku UMKM yang berjualan di lokasi turut menyisihkan lima persen hasil penjualannya untuk kemanusiaan.
Rony Parulian Hipnotis Pengunjung
Bintang tamu nasional, Rony Parulian, menjadi magnet utama malam itu. Lewat lagu-lagu hits seperti Mengapa, Sepenuh Hati, dan Pesona Sederhana, finalis Indonesian Idol itu sukses menghangatkan suasana Sofifi yang syahdu.
Selain Rony, panggung juga dimeriahkan oleh para finalis Bintang Dari Timur 2025 yang menunjukkan bakat lokal luar biasa.
Meski dirayakan tanpa pesta kembang api sesuai semangat keprihatinan, prosesi hitung mundur (countdown) yang dipimpin langsung oleh Gubernur tetap berlangsung khidmat dan meriah.
”Mari kita buka 2026 dengan optimisme untuk Maluku Utara yang lebih baik,” pungkas Gubernur Sherly sebelum menutup malam pergantian tahun yang penuh makna tersebut. (***)

Tinggalkan Balasan